Mapel umum dan mapel agama, satu bank soal
Mata pelajaran diisi sendiri oleh madrasah, tidak dipilih dari daftar baku. Fikih, Akidah Akhlak, Al-Qur'an Hadis, SKI, dan Bahasa Arab berdiri sejajar dengan Matematika dan IPA, masing-masing dengan paket soal dan KKM-nya sendiri.
Satu paket soal bisa dipakai beberapa ujian, jadi soal PTS tahun lalu tidak diketik ulang untuk susulan atau remedial tahun ini.
Soal berbahasa Arab
Teks Arab bisa diketik atau ditempel ke penyunting soal, termasuk dari Word, dan tampil di layar ujian. Paragraf yang seluruhnya berbahasa Arab bisa diratakan kanan dengan tombol perataan di penyunting.
Yang belum ada: pengaturan arah kanan-ke-kiri yang khusus. Soal yang mencampur kata Arab dan Latin dalam satu kalimat kadang tersusun tidak sesuai harapan, tergantung peramban siswa. Periksa soal-soal seperti itu di pratinjau paket sebelum dipakai ujian.
Ujian bergiliran di lab pondok, tanpa bocor
Di banyak pondok santri tidak memegang HP, dan ujian berjalan bergiliran di lab. Bergiliran berarti risiko bocor: kelompok pertama keluar ruangan dan menceritakan soalnya kepada kelompok berikutnya.
- Urutan soal diacak per santri, dan soal-soal satu bacaan tetap berdampingan.
- "Jumlah soal diambil" mengambil sebagian soal dari paket, jadi setiap santri mendapat kumpulan soal yang berbeda.
- Nilai serta soal beserta jawabannya bisa ditahan sampai giliran terakhir selesai.
- Setiap ujian punya jam mulai dan jam selesai yang ditegakkan server, per jadwal kelompok.
Pengawasan di lab
Membuka tab lain, membuka aplikasi lain, pintasan DevTools, dan menyalin soal terdeteksi dan tercatat dengan jamnya. Bawaannya ujian langsung ditutup saat itu terjadi. Untuk ujian penting, kamera bisa dinyalakan untuk memeriksa wajah setiap sepuluh detik, dengan foto bukti untuk dibaca pengawas setelahnya.
Wali santri melihat nilai dari jauh
Wali santri sering tinggal di kota lain dan hanya datang saat penjengukan. Halaman Cek Nilai memberi mereka nilai ujian, nilai tugas, dan kehadiran anaknya kapan saja, cukup dengan NISN dan tanggal lahir, tanpa membuat akun.
Nilai yang sengaja belum dibuka ustadz atau ustadzah tetap tersembunyi di sana.
Absensi harian santri
Kehadiran harian dicatat dengan kartu pelajar ber-QR yang dicetak madrasah sendiri, atau dengan wajah, dari kamera laptop atau HP petugas. Izin dan sakit dicatat beserta foto suratnya, dan rekapnya tersedia sampai satu semester.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah soal berbahasa Arab bisa dipakai?
Teks Arab bisa diketik atau ditempel ke penyunting soal dan tampil di layar ujian. Belum ada pengaturan khusus arah kanan-ke-kiri, jadi soal yang mencampur Arab dan Latin dalam satu kalimat sebaiknya diperiksa dulu di pratinjau paket sebelum dipakai ujian.
Santri kami tidak boleh membawa HP. Bagaimana ujiannya?
Ujian berjalan di peramban komputer lab, laptop, atau tablet milik pondok, bergiliran per kelompok. Urutan soal yang diacak dan soal yang diambil sebagian dari paket membuat soal sulit bocor dari giliran pertama ke giliran berikutnya.
Bisakah kelas putra dan putri dipisah?
Bisa. Nama kelas diisi bebas oleh madrasah, misalnya "VIII A Putra" dan "VIII A Putri", dan setiap ujian dijadwalkan untuk kelas yang dipilih.
Kami yayasan dengan MI, MTs, dan MA. Apakah bisa satu harga?
Setiap unit dikelola sebagai sekolah sendiri dengan data yang terpisah. Untuk yayasan dengan beberapa unit, atau lebih dari 500 santri, kami buatkan penawaran khusus lewat WhatsApp.
Berapa biayanya?
Rp 500 per pengerjaan ujian, atau langganan Rp 3.500 per siswa per bulan untuk ujian tanpa batas. Setiap madrasah baru mendapat 500 token gratis.
Baca juga
Coba dengan satu ujian di satu kelas
Setiap madrasah baru mendapat 500 token gratis, cukup untuk menjalankan satu ujian sungguhan, termasuk soal berbahasa Arab, sebelum memutuskan apa pun. Data santri dari sistem lama bisa diunggah lewat templat Excel.
