Absensi Wajah Siswa, dari Kamera yang Sudah Ada

Siswa cukup menghadap kamera laptop atau HP petugas. Acuannya foto siswa yang sudah diunggah sekolah, jadi tidak ada sesi pendaftaran wajah, tidak ada mesin, dan tidak ada kartu yang bisa tertinggal.

Absen wajah
Acuan: foto siswa
Mencocokkan
Ghazi Al Fatih94% cocok
Tidak dikenali? Absen dengan kartu ada di layar yang sama, antrean tidak pernah berhenti karena satu wajah.
Tanpa kartu sama sekali. Pencocokannya hanya di dalam sekolah itu, dan wajah yang meragukan tidak menghentikan antrean.

Absen tanpa kartu yang bisa tertinggal

Kartu pelajar tertinggal di tas lain, hilang, atau dipinjam kakaknya. Wajah tidak. Untuk sekolah yang sudah lelah mencetak ulang kartu, absensi wajah menghapus seluruh urusan itu.

Perangkatnya yang sudah ada: kamera depan laptop di meja piket, atau HP wali kelas di depan pintu kelas. Pengenalannya berjalan di peramban, tanpa aplikasi yang dipasang.

Acuannya foto yang sudah Anda punya

Tidak ada jadwal "pendaftaran wajah" per kelas. Acuan setiap siswa dihitung dari foto profilnya, foto yang sama yang tercetak di kartu pelajarnya, dan dibuat otomatis begitu admin mengunggah fotonya. Foto yang diunggah sebelumnya disiapkan sekaligus dengan satu tombol di halaman pindai.

Siswa yang berganti penampilan bisa mengganti fotonya sendiri dari halaman profil. Acuan lamanya dibuang dan dihitung ulang dari foto baru.

Dua cara memakainya

Mode Wajah menampilkan siswa yang paling cocok, lalu petugas menekan "Benar, catat hadir". Setiap catatan dikonfirmasi orang, dan inilah mode yang dianjurkan untuk awal pemakaian.

Mode Kartu + Wajah menerima keduanya di satu layar: siswa menghadapkan kartu atau wajahnya. Wajah yang sangat cocok langsung tercatat, yang cukup cocok meminta satu ketukan petugas. Mode ini membutuhkan Chrome atau Edge; di peramban lain halamannya kembali ke mode Kartu.

Tidak menebak saat ragu

Bila tidak ada siswa yang cukup cocok, atau dua siswa sama-sama mirip dan selisihnya terlalu tipis, sistem tidak memilih salah satunya. Layar menampilkan keterangannya dan menawarkan pindai kartu di tempat yang sama, jadi antrean tidak berhenti dan tidak ada siswa yang tercatat atas nama temannya.

Data wajah tidak keluar dari sekolah

Wajah di depan kamera diukur oleh peramban perangkat petugas menjadi 128 angka. Yang disimpan untuk pencocokan hanya angka itu, bukan foto tambahan, dan angka itu hanya dibandingkan dengan siswa sekolah yang sama.

  • Dihapus otomatis saat foto siswa diganti atau dihapus.
  • Tidak dikirim ke layanan pihak ketiga mana pun.
  • Foto profil siswa tersimpan di ruang berkas sekolah itu sendiri, yang tidak bisa dibuka sekolah lain.

Batas yang perlu diketahui

Belum ada deteksi wajah palsu: foto wajah di layar HP bisa saja dikenali sebagai siswanya. Karena itu mode Wajah meminta konfirmasi petugas, dan perangkat pindai sebaiknya diletakkan di tempat yang terlihat petugas piket.

Cahaya menentukan. Gerbang yang terang di belakang siswa membuat wajahnya gelap di kamera; letakkan perangkat sehingga cahaya datang dari depan. Saat pertama kali dibuka, peramban juga mengunduh berkas pengenal wajah sekitar 6,5 MB, jadi buka halamannya sekali dengan koneksi yang baik sebelum hari pertama.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah perlu kamera atau mesin khusus?

Tidak. Kamera depan laptop atau HP yang sudah dimiliki sekolah sudah cukup, lewat peramban, tanpa aplikasi.

Data wajah siswa disimpan di mana?

Yang disimpan hanya 128 angka ukuran wajah per siswa, bukan foto tambahan, terikat pada satu sekolah dan tidak pernah dibandingkan dengan siswa sekolah lain. Angka itu dihapus saat foto siswa diganti atau dihapus, dan tidak dikirim ke pihak ketiga.

Bagaimana dengan siswa kembar atau yang wajahnya mirip?

Sistem tidak menebak. Bila dua siswa sama-sama cocok dan selisihnya terlalu tipis, layar meminta siswa memakai kartunya. Mencatat siswa yang salah lebih buruk daripada meminta satu pindaian kartu.

Siswa berjilbab atau berkacamata apakah bisa dikenali?

Bisa, selama foto acuannya diambil dengan penampilan sehari-hari siswa itu. Wajah yang sering gagal dikenali biasanya berarti fotonya perlu diperbarui, dan acuannya ikut diperbarui otomatis.

Berapa biayanya?

Sama dengan absensi kartu: 1 token untuk setiap 10 siswa yang hadir dalam sehari, dibulatkan ke atas. Langganan Rp 3.500 per siswa per bulan memakai semuanya tanpa batas.

Baca juga

Coba dengan satu kelas yang fotonya sudah lengkap

Pilih satu kelas yang foto siswanya sudah diunggah, siapkan acuannya dengan satu tombol, dan coba absensi wajah di pagi berikutnya. Kartu tetap tersedia di layar yang sama untuk siswa yang belum dikenali.