Aplikasi Raport Sekolah dari Nilai Ujian

Nilai ujian yang sudah ada di sistem langsung menjadi raport, dengan bobot, KKM, dan aturan remedial sekolah Anda sendiri. Tidak ada lagi menyalin nilai dari kertas ke Excel lalu dari Excel ke format raport.

Hasil ujian
UAS IPA 8B
90–100
80–89
70–79
60–69
< 60
Rata-rata kelas78,4 · KKM 75
Esai dinilai AI31 dari 34 · sisanya menunggu guru
Di bawah KKM6 siswa · ditandai untuk remedial
Nilai sudah terhitung saat siswa menekan selesai; yang menunggu guru hanya esainya.

Raport biasanya disusun dua kali

Di banyak sekolah, nilai ulangan diketik dari kertas ke Excel sepanjang semester, lalu di akhir semester disalin lagi dari Excel ke format raport. Dua kali menyalin berarti dua kali kesempatan salah ketik, dan wali kelas menghabiskan pekan terakhir semester untuk pekerjaan yang tidak menambah apa pun.

Bila ujiannya sudah berjalan di sistem, kedua salinan itu tidak perlu. Nilainya sudah ada; yang perlu diatur hanya cara menghitungnya.

Bobot per jenis ujian

Setiap ujian diberi jenis saat dibuat: tugas harian, ulangan harian, tugas besar, UTS, UAS, ujian nasional, lainnya, atau remedial. Sekolah menentukan persentase tiap jenis sekali, dan nilai akhir setiap mata pelajaran dihitung dari situ.

Untuk setiap mata pelajaran, satu jenis ujian diwakili hasil terakhirnya dalam semester. Hanya ujian yang tanggalnya jatuh di dalam semester itu yang dihitung, dan tanggal semester ganjil dan genap diatur sendiri oleh sekolah.

KKM, remedial, dan predikat

KKM diatur per mata pelajaran dan disimpan sekaligus untuk semuanya. Mata pelajaran dinyatakan tuntas bila nilainya mencapai KKM.

  • Remedial dibuat sebagai ujian yang dikaitkan ke ujian aslinya, dengan empat cara hitung: dibatasi KKM, rata-rata, mengganti, atau berbobot.
  • Predikat A sampai E diberikan dari batas nilai yang ditentukan sekolah.
  • Urutan mata pelajaran di raport diatur sendiri, dan hanya mata pelajaran di daftar itu yang tampil.

Satu kelas sekaligus

Raport disusun untuk satu kelas atau seluruh sekolah dalam sekali tekan, satu raport per siswa untuk setiap tahun ajaran dan semester. Kelas siswanya diambil dari keanggotaan kelas di tahun ajaran itu, jadi siswa yang sudah naik kelas tetap mendapat raport kelas lamanya untuk semester lalu.

Raport berstatus draf sampai diterbitkan. Nilai yang perlu dikoreksi bisa diubah tangan beserta catatannya, dan raport itu ditandai, supaya jelas mana angka hitungan dan mana koreksi. Siswa hanya melihat dan mengunduh raport yang sudah terbit.

Tampilan cetak

Judul raport dan istilah yang dipakai bisa diganti sesuai kebiasaan sekolah. Tanda tangan kepala sekolah beserta namanya diunggah sekali dan tercetak di setiap raport, dan gambar latar serta tanda air bisa ditambahkan.

Bila "Tampilkan kehadiran" menyala, jumlah hadir, izin, sakit, dan alpa ikut tercetak, dihitung dari absensi harian sepanjang semester atau diambil dari leger yang diunggah.

Transkrip menyusun nilai seluruh periode dalam satu lembar beserta rata-ratanya, dan ijazah menambahkan halaman sampul di depannya. Keduanya dicetak dari peramban.

Dari nilai yang ada di luar sistem

Sekolah yang ujiannya belum seluruhnya berjalan di sistem tetap bisa memakai raportnya: unduh templat leger nilai, isi nilai akhir setiap mata pelajaran beserta jumlah hadir, izin, sakit, dan alpa, lalu unggah.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah formatnya sesuai Kurikulum Merdeka?

Raport disusun dengan KKM per mata pelajaran dan predikat A sampai E. Format khusus Kurikulum Merdeka, seperti capaian kompetensi dan P5, belum tersedia.

Apakah nilai dari fitur Tugas ikut masuk raport?

Belum. Yang dihitung adalah ujian, termasuk ujian berjenis Tugas harian dan Tugas besar. Nilai pengumpulan di fitur Tugas tercatat terpisah dan bisa dilihat orang tua di Cek Nilai.

Nilai kami ada di Excel, belum di sistem. Bisa?

Bisa. Unggah leger nilai lewat templat Excel: satu baris per siswa, satu kolom per mata pelajaran, ditambah jumlah hadir, izin, sakit, dan alpa. Raport disusun dari leger itu.

Siapa yang bisa menyusun dan mengubah raport?

Admin sekolah. Bobot, KKM, dan pengaturan raport hanya bisa diubah admin, supaya cara menghitungnya sama untuk seluruh kelas. Nilai yang dikoreksi manual ditandai "diubah tangan".

Apakah fitur raport memakai token?

Tidak. Raport, transkrip, dan rekap nilai tidak dipungut token. Token dipakai untuk pengerjaan ujian, pengumpulan tugas, dan absensi.

Baca juga

Mulai dari satu semester

Atur bobot dan KKM sekali, jalankan ujian semester ini di sistem, dan raportnya tersusun di akhir semester tanpa menyalin satu angka pun. Setiap sekolah baru mendapat 500 token gratis untuk ujiannya; raportnya sendiri tidak dipungut token.