1. Cetak kartu pelajarnya, satu kelas sekaligus
- Buka menu Siswa, lalu saring daftarnya ke satu kelas.
- Tekan "Unduh kartu kelas ini". Yang terunduh satu berkas PDF, satu kartu per halaman, berukuran kartu ATM (CR80, 85,6 × 54 mm).
- Cetak di kertas tebal atau kartu PVC, lalu potong mengikuti garis potongnya.
Setiap kartu memuat nama dan logo sekolah, foto siswa, nama, NISN, dan QR bertuliskan "Pindai untuk absensi". Siswa yang belum punya foto mendapat kotak bertuliskan FOTO. Unggah fotonya dulu bila ingin kartunya lengkap, karena foto yang sama nanti juga menjadi acuan absensi wajah.
Satu berkas memuat paling banyak 300 kartu. Untuk sekolah besar, cetak per kelas. Siswa juga bisa mengunduh kartunya sendiri dari halaman profilnya.
2. Buka halaman pindai di perangkat piket
Di menu Absensi, tekan "Absen kartu / wajah", lalu pilih mode Kartu. Halaman ini bisa dibuka admin dan guru; guru hanya mencatat siswa di kelas yang ia ajar.
- Di HP, kamera belakang dipakai lebih dulu. Kamera lain bisa dipilih, dan gambarnya bisa diperbesar bila kartunya jauh.
- Tombol "Layar penuh" mengubah perangkatnya menjadi kios di meja piket: hanya kamera dan hasil pindaian yang tampil.
- Tidak perlu alat pemindai barcode. Kamera HP atau laptop yang sudah ada sudah cukup.
3. Siswa menghadapkan kartunya ke kamera
Kamera terus menyala, jadi siswa berikutnya tinggal maju. Setiap pindaian menampilkan nama siswa dengan tanda centang selama kira-kira dua detik, dan riwayat 50 pindaian terakhir tampil di samping kamera. Kartu yang sama dipindai dua kali dalam tiga detik diabaikan, jadi tangan yang ragu tidak menghasilkan catatan ganda.
Halaman pindai tidak berbunyi. Hadapkan layarnya ke arah siswa supaya ia melihat sendiri namanya muncul, dan antrean tidak perlu ditanya satu per satu.
4. Apa yang tercatat
Satu catatan untuk satu siswa per hari, dengan jam masuk dari pindaian pertamanya. Memindai ulang di hari yang sama tidak membuat catatan baru.
Status "terlambat" dan absen pulang belum tersedia. Yang tercatat adalah jam masuk, jadi siswa yang datang lewat jam masuk sekolah tetap terlihat dari jamnya di rekap.
5. Siswa yang kartunya tertinggal
Ada dua jalan. Pertama, tandai manual dari daftar kelas di tanggal itu dengan tombol H, A, I, atau S. Izin dan sakit bisa dilampiri foto suratnya (PNG atau JPG, sampai 10 MB). Kedua, pindah ke mode Wajah di halaman yang sama: siswa cukup menghadap kamera. Lihat panduan absensi wajah.
6. Kartu hilang atau dipinjamkan
QR di kartu berisi kode acak yang tidak bisa ditebak, tetapi fotokopi kartu tetap terbaca seperti aslinya. Bila kartu hilang atau ketahuan dipakai orang lain, buka siswanya di menu Siswa dan terbitkan kartu baru. QR lamanya langsung tidak berlaku di mana pun, lalu cetak kartu penggantinya.
Karena itu juga, letakkan perangkat pindai di tempat yang terlihat petugas piket. Untuk pengamanan tambahan, mode Kartu + Wajah mencocokkan wajah pemegang kartunya sekaligus.
7. Rekap kehadiran
Halaman Absensi terbuka sebagai kalender yang sudah menunjukkan jumlah hadir dan tidak hadir tiap tanggal. Rekap rentang punya pintasan pekan ini, bulan ini, dan semester ini, dalam bentuk grid (pola per tanggal) atau daftar (jumlah dan persentase per siswa).
Orang tua bisa melihat kehadiran anaknya sendiri, jumlahnya dan jam masuk per hari, di halaman Cek Nilai dengan NISN dan tanggal lahir, tanpa akun.
Berapa biayanya
Absensi memakai 1 token untuk setiap 10 siswa yang hadir dalam sehari, dibulatkan ke atas: satu kelas berisi 30 siswa memakai 3 token per hari. Saldo token yang habis tidak menghentikan absensi di tengah pagi. Sekolah berlangganan memakai absensi tanpa batas.
Pertanyaan yang sering diajukan
Perlu membeli alat pemindai barcode?
Tidak. Kamera HP atau laptop yang sudah dimiliki sekolah sudah cukup, lewat peramban, tanpa aplikasi.
Apakah bisa dipakai di iPhone?
Mode Kartu berjalan di peramban HP dan laptop pada umumnya, termasuk iPhone. Mode gabungan Kartu + Wajah membutuhkan Chrome atau Edge; di peramban lain halamannya kembali ke mode Kartu.
Kalau siswa naik kelas, apakah kartunya harus dicetak ulang?
Tidak. Nama kelas tidak dicetak di kartu, jadi kartu yang sama tetap dipakai setelah siswa naik kelas.
Bisakah guru mencatat absensi di kelasnya sendiri?
Bisa. Guru membuka halaman pindai yang sama dan hanya bisa mencatat siswa di kelas yang ia ajar.
Baca juga
Coba langkah-langkah ini di sekolah Anda
Setiap sekolah baru mendapat 500 token gratis, cukup untuk mencoba panduan ini dengan satu kelas sungguhan sebelum memutuskan apa pun.
